News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Habitat Terganggu, Buaya Sangatta Kerap Serang Manusia

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA – Habitat buaya yang terus terganggu disinyalir menjadi penyebab banyaknya reptil berbahaya berkeliaran di pemukiman warga yang berada di tepi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sangatta.

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Pengamanan Taman Nasional 1 Taman Nasional Kutai (TNK), Hernowo Supriyanto. Hernowo menuturkan, DAS Sangatta di TNK merupakan habitat bagi buaya muara (Crocodillus porosus).

“Pemukiman warga Sangatta yang terus melebar, ternyata sudah masuk ke area habitat buaya muara. Karena habitatnya terus berkurang, buaya bisa sangat ganas menyerang dan memangsa manusia yang dianggap mengganggu,” kata Hernowo.

Habitat yang terganggu, kata Hernowo, berpengaruh terhadap ketersediaan pakan buaya muara. Tak heran, Monster Sangatta ini kerap berkeliaran di pemukiman masyarakat untuk mencari pakan.

“Buaya sering menyerang manusia, sebab manusia dianggap paling berbahaya pada habitatnya. Selain itu, pakan yang ada di sungai juga berkurang. Hal ini yang akhirnya membuat buaya harus menyerang manusia bahkan sampai memangsanya,” jelasnya.

Dalam keadaan tertekan, lanjut Hernowo, buaya tidak segan-segan naik ke daratan. Terutama dalam kondisi banjir, buaya muara akan mencari pakan di daratan, dan dapat dengan mudah menyerang warga sekitar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini