News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konsumsi BBM Non-Subsidi di Pertamina MOR VII Sulawesi Naik

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengendara motor terpaksa membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di SPBU Cikini, Jakarta Pusat karena habisnya persediaan premium akibat belum datangnya distribusi dari Pertamina, Rabu (19/6/2013). Jelang diumumkannya kenaikan harga BBM bersubsidi, terjadi peningkatan pembelian BBM jenis premium hingga 50 persen dari permintaan normal harian. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TIBUNNEWS.COM.MAKASSAR -Pertamina MOR VII Sulawesi mencatat peningkatan pembelian bahan bakar khusus (BBK) jenis Pertamax dan Pertamina Dex di Sulawesi berkisar lima persen. Penjualan Pertamax naik dari 900-1.000 ton perbulan menjadi 950-1.050 ton sebulan.
    
“Makassar berkonstribusi 20 persen, sekitar 190-200 ton per bulan,” kata Sales Executive Retail II Pertamina MOR VII, Fachrizal Imaduddin. Penjualan Pertamina Dex juga naik dari 5-15 ton per bulan menjadi 5,3-16 ton per bulan.
    
Ketahanan stok Pertamax maupun Pertamina Dex di Depot Makassar hingga 40 hari dengan penyaluran rata-rata 30-50 ton per hari.
    
Menurutnya, peningkatan memang belum signifikan karena Pertamina Dex baru hadir di Sulawesi. “Kami memprediksi tahun 2015 peningkatan masing-masing penjualan dua produk BBK ini mencapai 15-20 persen,” ujarnya. Peningkatan berkisar 1.200 ton per bulan untuk Pertamax dan Pertamina Dex mencapai 18 ton per bulan.(nie)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini