News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menteri Minta Laporan Bayi Terpanggang

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fadly (30) memperlihatkan luka terpanggang bayinya akibat inkubator di Perintis Kemerdekaan 4, Makassar, Senin (27/10/2014). Bayi yang lahir prematur pada hari selasa 21 Oktober 2014 di Rumah Sakit Bersalin Bunda meninggal akibat terpanggang di dalam inkubator yang disebabkan kelalaian petugas rumah sakit tersebut.

TRIBUNNEWS.COM.MAKASSAR,  - Otoritas kesehatan dan profesi kedokteran, memberi perhatian khusus atas insiden meninggalnya bayi usia 5 hari, Fadhlan Khairy Al-Faiq, setelah dirawat di dua rumah sakit ibu dan anak (RSIA) di Makassar.

Kementerian Kesehatan, sudah meminta laporan tertulis kepada manajemen RSIA Bunda, Jl Pengayoman dan RSIA Catherine Booth Jl Arief Rate, Makassar. Laporan itu beriisi kronologis kejadian.

Dalam perkembangan lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr
Naizah Tun Azikin, kemarin, menyatakan sudah mengirimkan tim khusus ke dua rumah sakit itu.

"Kita tunggu saja hasil investigasi dan klarifikasinya," ujarnya, Selasa (28/10) petang.
Hasil klarfikasi dan investigasi ini akan jadi rujukan utama untuk mengambil langkah lanjutan. Apakah akan ada sanksi atau bentuk peringatan  lainnya.

Sedangkan organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, juga tengah mempelajari kasus yang disebut khusus dan langka ini.

Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia Kawasan Timur, Idham Jaya Ganda, berjanji memanggil pimpinan RS Bunda dan Catherina Booth atas kasus tersebut.

"Kalau memang terbukti kelalaian rumah sakit bunda, maka kita akan berikan sanksi tegas," kata Idham kepada wartawan melalui telepon selulernya.

Almarhum Fadhlan adalah saudara kembar Fayyadh Zafram Al Faiq. Keduanya adalah anak pasangan  M Fadli (31) dan Rafika (29), seorang karyawan di perusahaan BUMN  yang bermukim di Jl Parinring Dalam I No 4, Perumnas Antang, Manggala, Makassar.

Fadhlan meninggal di RSIA Catherine Booth, Sabtu (25/10/2014). Bersama adik kembarnya, Fayyadh, almarhum Fadhlan, lahir di RSIA Bunda, 21 Oktober 2014 dalam kondisi prematur.

Keduanya dimasukkan dalam satu incubator manual RS Bunda. Kotak Penghangat bayi itu seharga Rp 1,5 juta. Sedangkan di RSIA Catherine Booth,  Fadhlan dirawat di incubator digital modern seharga Rp 19 juta.

Si adik selamat dan sehat, sedangkan si kakak meninggal setelah rujukan.

Pihak RSIA Cathernia Booth menyebut, luka bakar 70% di punggung Fayyad, sudah ada sejak dirujuk pihak RSIA Bunda.

Kondisi bayi yang lemah, dan "kekuningan" jadi alasan pihak RS Bunda merujuk Fadhlan ke RS Chatherine Booth, 23 Oktober lalu.

Sebaliknya, pihak RS Bunda, membantah bayi Fdahlan sudah terluka bakar, saat dirujuk.  
"Meninggalnya kan di sana," kata dr Darni Tangsah.
Lapor Polisi

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini