TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Memasuki babak delapan besar cabor sepak bola PON Remaja 1 mengalami perubahan.
Tidak hanya venue pertandingan, bahkan lawan yang dihadapinya pun mengalami perubahan.
Di babak delapan besar, Jawa Timur menghadapi DI Yogyakarta, Sabtu (13/12/2014).
Padahal sebelumnya, dijadwalkan Jatim akan menghadapi Bali. Namun satu hari menjelang pertandingan, ternyata mengalami perubahan.
”Saya juga baru tahu hari ini, sebelumnya saya mengira melawan Bali. Bali pun mengira akan menghadapi Jatim. Saya tidak tahu alasannya mengapa, karena langsung dari PSSI pusat,” kata Mursyid Effendi, pelatih Jatim.
Namun Mursyid tidak mau terlalu ambil pusing dengan perubahan mendadak tersebut. Menurutya, siapapun lawannya, Jatim siap menghadapi.
”Pada prinsipnya, kami tidak masalah, lawan siapa saja tidak masalah,” kata Mursyid.
Bahkan seandainya melaju ke semifinal, Mursyid juga belum bisa memastikan akan lawan siapa. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu khawatir nantinya jadwal akan kembali berubah.
Perubahan mendadak ini bukan yang pertama kali. Saat menjelang digelarnya PON Remaja, juga sempat mengalami perubahan.
Awalnya, Jatim berada di grup C bersama bersama Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Namun menjelang digelarnya PON Remaja, grup C mengalami perubahan. Jatim bersama Maluku Utara dan Sulawesi Selatan.
”Namun saat TM (technicall meeting), kembali berubah. Jatim satu grup dengan Maluku Utara dan Sulawesi Utara,” kata Mursyid.
Namun menurut Mursyid, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkannya. Meski demikian, mantan asisten pelatih Persebaya Surabaya itu, tetap mewaspadai Yogyakarta.
”Tim yang lolos ke delapan besar harus diwaspadai. Termasuk Yogyakarta, mereka memiliki fighting spirit,” tambah Mursyid.
Menghadapi Yogyakarta, Jatim tidak diperkuat oleh striker mereka, Bayu Alfarizi, karena mendapat kartu merah saat menghadapi Maluku Utara.
Selain itu, Jatim yang sebelumnya dijadwalkan bermain di Lapangan ITS, pindah ke lapangan Jenggolo Sidoarjo. Waktu pelaksanaan pertandingan pun juga mengalami perubahan.
”Intinya kami siap,” kata Mursyid. (ook)
Baca tanpa iklan