News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lamongan Siapkan Tujuh Pompa Antisipasi Banjir di Bonorowo

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pompa penyedot air.

Laporan Wartawan Surya, Hanif Manshuri

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyediakan tujuh pompa berkekuatan 4000 meter per detik mengantisipasi banjir di daerah Bonorowo ke Bengawan Jero. Kawasan Bonorowo merupakan cekungan.  

Satu dari tujuh pompa mampu memompa 500 liter air per detik yang diadakan dari dana APBD Kabupaten Lamongan. Rencananya, pompa disebar di Sluis Karo, Kecamatan Glagah.

Bupati Lamongan Fadeli, didampingi Kabag Humas Moh Zamroni, Sabtu (13/12/2014), berharap kapasitas pompa yang ada mampu membuang air yang menggenangi kawasan Bonorowo dengan cepat.

"Boorowo berupa cekungan dan lebih rendah dari daerah sekitarnya. Ketika hujan tiba, air tak bisa cepat surut. Saya  berinisiatif mengadakan pompa banjir di pintu Sluis Kuro agar air cepat dibuang," kata Fadeli.

Selain pompa banjir, sebanyak 18 saluran air di Lamongan juga dikeruk dengan total anggaran Rp 3,43 miliar. Termasuk di antaranya Sungai Sumargo di Jalan Veteran Kota Lamongan dan Sungai Deket di Kecamatan Deket.

Sedangkan untuk meningkatkan tandon air bagi kebutuhan masyarakat, pada 2013 sebanyak 49 waduk dan rawa dinormalisasi dengan anggaran total lebih dari Rp 8 miliar. Normalisasi tersebut termasuk pengerukan 80 ribu meter kubik untuk Waduk Gondang Kecamatan Sugio dan Waduk Joto di Kecamatan Lamongan.

"Kita optimistis berbagai persoalan yang memicu banjir dan kekeringan di wilayah Lamongan akan teratasi," imbuh Fadeli.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini