News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dicekoki Miras, ABG ini Kemudian Digilir Lima Orang

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Kejahatan seksual anak membuat miris. Kali ini, seorang ABG, sebut saja Cinta (15) harus mengalami kejadian tidak memilukan karena dicekoki miras dan dicabuli. Dugannya, ia bahkan disetubuhi lebih dari dua orang.

Dua pelakunya telah tertangkan dan tiga lainnya buron.

M Kholik (21), warga Jebuklor, Sumberkradenan, Kecamatan Pakis mengaku menyetubuhi sekali. Sedang SY (17), warga Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis hanya mengaku menggerayangi.

Kholik yang sudah beristri menjelaskan ada tiga orang lainnya lagi, namun ia tidak bisa melihat pasti karena kena pengaruh miras.

Tiga pemuda itu yaitu ABD, warga Jebuklor, Desa Sumberkradenan, Pakis. Kemudian ABL dan seorang pemuda lain yang tidak dikenali Muklis dan SY.

"Yang begituan (menyetubuhi), yaitu saya, ABD, dan teman ABD asal Gempol yang tidak saya kenal," ungkapnya.

Berawal dari Cinta yang menelpon ABD, teman tersangka Kholik. Pemuda itu kemudian menjemputnya.

Sepengetahuan Kholik, korban sedang sumpek. Ia sendiri sudah kenal lama dengan korban. Untuk pertemuan bersama itu, Kholik dan SY beli arak.

Mereka kemudian pesta miras di kawasan Cemorokandang, Kota Malang. Karena kurang teler, Kholik kembali membeli minuman keras, tetapi ketika kembali lagi, korban sudah tidak ada karena dibawa ABD ke Jebuklor.

Di sana ia melihat korban sudah awut-awutan. Kondisi itu dimanfaatkan Kholik untuk menyetubuhi. Ia beraksi dengan SY.

Sebulan kasus itu terjadi, Senin (5/1/2015), Kholik ditangkap ditangkap di Tumpang yaitu di rumah istrinya. Berikutnya, SY di Pakis.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat SH SIK menjelaskan masih terus mencari pelaku lain yang diduga terlibat. Penyidik sudah meminta keterangan korban.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini