News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

70 Juta Meter Kubik Material Merapi yang Belum Turun Bakal Jadi Ancaman

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi aliran lahar dingin di Cek Dam Sukorini, Manisrenggo, Klaten, yang cukup besar dan memutuskan akses terdekat dari Manisrenggo menuju Kemalang. Tidak hanya pasir dan batu, material yang terbawa juga berupa bongkahan kayu.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Data dari Dinas Sumber Daya Air Energi dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman menyebutkan, masih terdapat 70 juta meter kubik material Gunung Merapi yang masih menjadi ancaman.

Sementara sungai-sungai berhulu Merapi, antara lain Gendol, Opak, Kuning, Boyong, Krasak, dan Progo hanya memiliki daya tampung sebesar 20 ribu meter kubik.

“Upaya normalisasi wilayah aliran sudah dilakukan tapi daya tampungnya masih jauh dari potensi materialnya. Kondisi ini menunjukan potensi bencananya yang masih besar, sehingga perlu kesadaran bersama,” kata Fauzan Darmadi, Kabid ESDM Dinas SDAEM Kabupaten Sleman, Kamis (15/1/2015).

Kondisi ini diperparah dengan peningkatan eskalasi hujan dan kejenuhan pada sungai yang menjadi aliran material Gunung Merapi. Hal ini memungkin terjadinya banjir material mudah terbentuk.

Atas kondisi ini,Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Julisetiono Dwi Wasito menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya korban yang diakibatkan bencana banjir lahar hujan.

"Berbagai upaya sudah kami lakukan termasuk memberikan sosialisasi agar masyarakat ikut meningkatkan kesiapsiagaan," ungkapnya. (tribunjogja.com)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini