News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anjloknya KA Jayabaya Sebabkan Keterlambatan 12 Kereta Lain

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi: Komisaris Utama PT KAI Iman Haryatna (dua kiri) dan Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan (tiga kiri) saat melepas keberangkatan KA Jayabaya tujuan Malang melalui Surabaya yang baru diluncurkan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (18/10/2014). KA jenis ekonomi AC ini dilengkapi gerbong khusus difabel dengan desain gerbong yang lebih lega dan dilengkapi beragam fasilitas. Perjalanan Jakarta-Malang melalui jalur ganda pantura ditempuh sekitar 13 jam. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Anjloknya gerbong KA Jayabaya jurusan Malang - Jakarta di wilayah Weleri Km 63+700 pada Selasa (3/2/2015) menyebabkan terhambatnya sejumlah perjalanan kereta api.

Manajer humas PT KAI Daop IV, Suprapto mengatakan kurang lebihnya terdapat 12 perjalanan kereta api terhambat. "Ada 12 kereta api saat ini yang kemungkinan terpengaruh perjalanannya karena peristiwa ini. Saya tidak bisa menyebutkan sejumlah kereta api itu. Semoga saja hal ini segera dapat kami tangani," harapnya.

Ia menginformasikan pihak PT KAI akan memberikan kompensasi kepada para penumpang yang mengalami kerugian akibat peristiwa itu. Sesuai SOP yang berlaku, kompensasi tersebut berupa pemberian paket makanan.

"Tiga jam keterlambatan, kami akan berikan makanan ringan. Tiga jam sesudahnya apabila masih belum tertangani, kami akan berikan paket makanan berat, prosedurnya seperti itu. Itu (kompensasi) kami berikan kepada para penumpang yang mengalami keterlambatan jadwal keberangkatan. Sudah kita bentuk pos-posnya, sejumlah petugas sudah kami koordinasikan ke pos-pos tertentu," jelasnya melalui telepon.

Suprapto menginformasikan, kawasan jalur tersebut merupakan double track. Ia menerangkan kereta yang anjlok berada di jalur hulu. Sehingga saat ini untuk jalur hilir masih bisa dilalui secara normal.

"Kami berlakukan operasi jalur tunggal sementara. Kereta yang lewat hanya melalui jalur hilir, karena jalur hulu sedang diperbaiki. Kami akan terus memantau perbaikan," pungkasnya sembari menutup komunikasi telepon. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini