News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hukuman Mati

PMII Jember Dukung Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menantang seluruh civitas akademika Universitas Jember (Unej) melakukan tes narkoba.

"Saya menantang beranikah melakukan tes narkoba, seluruhnya," tanya Imam Nahrawi saat berpidato dalam simulasi gladi lapang Pemuda Tanggap Bencana di Unej, Jumat (13/3/2015) sore.

Tantangan ini dilontarkan Imam setelah mengetahui kalau di Unej ada mahasiswa Pelopor Anti Narkoba. Ia meminta komunitas itu mengajukan proposal untuk menggagas Hari Anti Narkoba di Indonesia.

Imam menegaskan, kampus di seluruh Indonesia harus ikut memerangi narkoba. Pernyataan ini sebelumnya juga dilontarkan di hadapan mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Jumat (3/13/2015) pagi.

Imam mengatakan, ada 5 juta generasi muda Indonesia menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

"Padahal mereka generasi bangsa, masa depan Indonesia ada di tangan mereka. Di depan saya ini, saya melihat ada banyak calon menteri. Ada menteri pertanian, BUMN, koperasi, kesehatan, kepala BNN, menteri agama, menteri olahraga," imbuh Imam sambil menunjuk sejumlah komunitas yang tampil di depannya.

Karenanya, ia meminta semua pihak di kalangan pemuda dan kampus memahami tegasnya hukuman mati bagi pengedar narkoba yang kini diterapkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Tujuannya juga bukan hanya memberikan efek jera tetapi menunjukkan bahwa negara kita berdaulat. Meskipun ada tekanan agar hukuman mati ditunda atau tidak dilakukan, Presiden Joko Widodo tetap tidak mau menurutinya karena hukum merupakan kedaulatan kita," tegasnya.

Setelah dari Unej, Imam Nahrawi melakukan dialog dengan sejumlah pemuda, salah satunya dengan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Ketua Cabang PMII Jember, Abdus Salam mengatakan, Pemerintah harus konsisten memerangi Narkoba. "Jangan sampai akibat intervensi asing, Pemerintah urung mengeksekusi narapidana narkoba," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini