News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gubernur Jabar Minta Cilamaya Tak Digeser Terlalu jauh

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa Bareskrim di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/5/2015) malam. Ahmad Heryawan diperiksa Bareskrim selama 15 jam terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Bandung, Jawa Barat. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Gubernur Jabar Minta Cilamaya Tak Digeser Terlalu jauh

TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap pembangunan pelabuhan baru pengganti Cilamay diteruskan. Namun pria yang akrab disapa Aher ini minta pelabuhan pengganti dibangun tidak terlalu jauh dari Cilamaya.

Sebelumnya pemerintah berniat menggeser rencana pembangunan pelabuhan 30 kilometer dari Cilamaya. Menurut Aher jarak itu terlalu jauh, kalau dilakukan maka pengerjaan proyek harus dimulai dari awal lagi.

Aher mengsusulkan, pelabuhan itu digeser tidak lebih dari 2 kilometer. "Itu kejauhan dan harus ada studi kelayakan baru," ujar Aher, Selasa (26/5/2015) di Istana Negara, Jakarta.

Jika mengharuskan dilakukan studi kelayakan baru, maka proyek ini baru bisa dilakukan dua tahun kemudian. Berbeda jika penggeserannya tidak terlalu jauh, misalnya hanya 2 km, maka bisa menggunakan hasil studi kelayakan yang lama.

Namun demikian Ia mengaku proyek ini bukan hanya domain Pemerintah daerah, tetapi juga pemerintah pusat. Seharusnya, pemerintah pusat bisa mengantisipasi berbagai faktor yang menghambat pembangunan Cilamaya.

Sebelumnya, proyek pelabuhan Cilamaya dibatalkan karena ada pipa minyak milik pertamina yang terancam terganggu. Menurut Aher kendala-kendala seperti itu sebetulnya bisa diantisipasi dengan menggunakan teknologi.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan pembangunan proyek pelabuhan di jawa barat akan dimulai akhir tahun ini. Dirinya bahkan sudah bertemu dengan sejumlah investor di Jepang yang tertarik dengan proyek tersebut.(KONTAN/ Asep Munazat Zatnika)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini