News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Warga Kampung Pau Geger, Hanis Tewas, Tangan Kirinya Putus

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Egy Moa

TRIBUNNEWS.COM, RUTENG - Hari Rabu (16/6/2015) sekitar pukul 14.30 Wita, warga Kampung Pau di Desa Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, geger menemukan Yohanes Noti alias Hanis (75), di kediaman Frumensius Ongko, mandi darah. Leher Hanis nyaris putus dan tangan ditebas oleh Damianus Ndahur (27).

Warga sekampung tidak mengetahui penyebab Hanis dihabisi Damianus. Namun, Damianus, yang dua tahun lalu kembali dari perantauan di Kalimantan, beberapa waktu belakangan diketahui menderita penyakit gangguan jiwa. Damianus menghabisi Hanis setelah asah parang di rumah Frumensius Ongko, tempat Hanis tinggal. Hanis tinggal di rumah keponakannya itu setelah istrinya meninggal dunia tiga tahun lalu.

Anggota Polres Manggarai tiba di Kampung Pau dua jam setelah kejadian. Mereka menangkap pelaku yang sembunyi di dalam rumahnya. Sebilah parang yang digunakan Damianus untuk menggorok leher Hanis telah dicucinya, meski masih tampak bercak darah menempel.

Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Yuda Wiranegara, SH yang memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) memperkirakan Hanis tewas dua jam sebelum kehadiran polisi di TKP. Tangan kiri putus dan leher Hanis nyaris putus serta tubuhnya terbujur kaku di lantai.

"Kami cari tahu informasi di masyarakat, siapa pelakunya. Menurut keterangan warga, pelaku berasal dari kampung itu juga. Kami menuju ke rumahnya, menggeledah dan menangkap pelaku yang sembunyi di sana," kata Yuda di Ruteng, Rabu (16/6/2015) malam.

Polisi membawa Damianus dan dua orang saksi tiba di Mapolres Manggarai pukul 20.00 Wita. Mengenakan kaos oblong warna biru, celana tiga perempat dan sandal jepit, tak tampak penyesalan di raut wajah Damianus.  

"Motif pembunuhan sedang kami dalami. Menurut informasi yang disampaikan warga Pau, pelaku menderita gangguan jiwa," kata Yuda.

Petugas Puskesmas Wangko dan Poskesdes Pau, Yuliana Anul, dan Selvianus Jemalu, yang memeriksa jenazah Hanis mengatakan, ada luka terbuka di tengkuk sedalam tujuh centimeter dan panjang 17 centimeter. Pergelangan tangan kiri putus dan sayatan di perut bagian kiri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini