News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Diam-diam, Pelacuran Dolly Kembali Bergairah

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Bekas lokalisasi Dolly ternyata masih bergairah setelah ditutup total oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, setahun silam.

Padahal, Gubernur Jatim Soekarwo baru saja membanggakan penutupan Dolly dan 45 lokalisasi lain di Jatim saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Surabaya, Selasa (25/8/2015).

Namun pada Senin 24/8/2015) malam, Satpol PP dan Polrestabes Surabaya ternyata menangkap tiga mucikari dan tiga pelacur atau pekerja seks komersial (PSK) yang masih beroperasi di bekas kompleks prostitusi itu.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete mengungkapkan, sebenarnya sudah lama mendapat informasi soal masih adanya prostitusi di Dolly. Tapi pihaknya kesulitan mengendus aktivitas di Dolly.

Apalagi mucikari dan PSK tidak transaksi vulgar sebagaimana sebelumnya.

“Setelah kami yakin masih beroperasi, kami merazia Dolly pada Senin malam,” kata Takdir, Selasa.

Dalam operasi ini, pihaknya tidak hanya menangkap Sugianto. Dua mucikari lain juga dikeler ke Mapolrestabes Surabaya, yaitu Sagito Darmaji dan Siti Halimah. Tiga PSK yang sedang melayani pelanggan pun dikeler ke Mapolrestabes.

Berdasar para tersangka, masih banyak mucikari dan PSK yang beroperasi. Sebagaimana tiga tersangka itu, mucikari lain juga tidak vulgar menawarkan jasa esek-esek ke pelanggan.

Para mucikari memiliki kode untuk memberitahu rekannya bila ada petugas yang razia.

“Kami belum tahu mucikari dan PSK sekarang adalah eks Dolly atau ada yang baru,” tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini