News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kebakaran Kantor Jasdam VI Mulawarman Disebabkan Korsleting Listrik

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pangdam VI Mulawarman beserta Anggota Jasdam di lokasi kebakaran kantor Jasdam VI Mulawarman, Sabtu (2/1/2016).

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Ahmad Sidik

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Dalam sebuah rilis di Whatapps Media Pendam Kapendam VI Mulawarman Kolonel Inf Andi Gunawan mengatakan kebakaran yang terjadi pada Sabtu (2/1/2016) di kantor Jasdam VI/Mlw Jl Tanjung Pura 1 Kelurahan Klandasan Kota Balikpapan disebabkan oleh korsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam nusibah tersebut. Kerugian hanya pada aset yang ada di kantor Jasdam.

"Jumlah korban nihil, kerugian seluruh kantor Jasdam habis terbakar. Penyebab kebakaran adalah kotsleting listrik," ujar Andi Gunawan.

Kronologis kejadian berawal saat Sertu Slamet Riyadi yang menjabat sebagai Baurdal Jasdam pukul 04.55 Wita setelah kembali melaksanakan patroli rutin sebagai petugas patroli Kodam melihat asap hitam di atas kantor Jasdam.

Melihat peristiwa tersebut Sertu Slamet Riyadi menyampaikan kepada piket Jasdam yaitu Serma Riyono yang sedang duduk di ruang piket.

Selanjutnya Sertu Slamet melaporkan peristiwa kebakaran kepada piket Denma Kodam.

Serma Riyono & Sertu Moh Toha dan petugas piket lainnya mengamankan kendaran yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Sekitar 5-10 menit datang bantuan pertama dari mobil tangki air Denma Kodam disusul beberapa mobil kebakaran dari Pemda maupun Pertamina Balikpapan. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 Wita.

Terkait adanya perintah untuk mencari ular Phyton Andi Gunawan menyangkal hal tersebut.

Pasalnya tidak ada peliharaan ular di kantor Jasdam.

"Iya tidak benar bahwa ada Phyton di kantor Jasdam. Tidak ada spekulasi info lainnya. Kita prihatin atas kejadian ini dan kedepan akan lebih meningkatkan pengawasan dan pengamanan instalasi satuan agar tidak terulang kejadian serupa," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini