News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penobatan Raja Gowa Dihadiri Raja-raja Nusantara

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dewan Hadat Bate Salapang melakukan prosesi penobatan kepada Raja Gowa ke 37, I Kumala Idjo Daeng Sila Karaengta Lembang Parang di Museum Balla Lompoa Gowa, Kab. Gowa, SSelasa (2/9). Andi Kumala merupakan putra bungsu Raja Gowa ke-36 Pati Mataranna Gowa. tribun timur/muhammad abdiwan

Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II secara resmi telah menjadi raja Gowa ke-37, Minggu (28/5/2016).

Hal tersebut ditandai dengan acara penobatan raja Gowa ke-37, yang dilangsungkan di Ballroom Krakatau Hotel Horison, Jl Jend Sudirman Makassar, Sulawesi Selatan.

Acara penobatan ini dihadiri puluhan raja-raja dari berbagai kerajaan di Sulawesi Selatan, maupun dari luar.

Mereka di antaranya Brigjen Pol Edward Syah Pernong (Raja Skala Bral Lampung), Tengku Sawal (Raja Singapura), dan Prabu Suryodilogo (Raja Pakualaman Yogyakarta).

Maddusila mengatakan, penobatan ini adalah prosesi adat istiadat kerajaan Gowa yang harus terus dilestarikan.

"Tradisi-tradisi adat istiadat seperti ini harus terus kita lestarikan untuk memperkuat NKRI, karena NKRI ada karena peranan para sultan dan raja terdahulu kita," kata dia.

Ia pun kembali menegaskan bahwa yang boleh dinobatkan menjadi seorang raja hanyalah orang yang memiliki garis keturunan raja.

"Seseorang yang diangkat menjadi raja haruslah orang yang memiliki garis keturunan raja," tegas dia.

Saat ini, kedudukan Raja Gowa masih menjadi polemik dan diperebutkan oleh Maddusila selaku keturunan raja dan Pemerintah Kabupaten Gowa, dalam hal ini Bupati Gowa Adnan Purichta. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini