News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Keluarga Coba Menyerang Pembunuh Janda Empat Anak

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pembunuhan

Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Keluarga tak percaya Sandra Jawar (37) rela disetubuhi Kevinsius Kanis (27) begitu saja malam itu tanpa disertai ancaman lebih dulu kepadanya.

"Tidak mungkin seperti itu, pasti kau ancam dia lalu kau perkosa. Kau bohong, binatang kau," ujar seorang keluarga korban yang menyaksikan rekontruksi pembunuhan Sandra di kawasan Marina, Sekupang, Batam, Kamis 92/6/2016).

Selama rekontruksi, caci maki keluar dari mulut anggota keluarga almarhum. Beruntung, anggota kepolisian sigap dan meminta pihak keluarga tenang.

"Semuanya bisa tenangkan, bagai mana kami mau bekerja kalau semuanya ribut. Enggak mungkin kita ngurusin ibu dan bapak di sini saja," sebut seorang anggota polisi di lokasi rekonstruksi.

Sebanyak 18 adegan diperagakan Kevin. Adegan kesembilan di mana usai bercinta, Kevin memukul kepala korban menggunakan kayu broti. Saat itu korban sedang duduk di atas motor.

"Ada 19 adegan dalam pembunuhan ini. Memang korban dibunuh denga menggunakan kayu broti," sebut Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Buhedi Sinaga.

Saat pelaku hendak digiring kembali ke dalam mobil, gerombolan keluarga yang sudah emosi langsung mengejar pelaku. Mereka tidak pedalu penjagaan ketat polisi terhadap pelaku.

Aksi tersebut langsung dihalang-halangi petugas kepolisian. Sempat bentrok antara polisi dengan keluarga korban yang memaksa menghakimi pelaku.

Seorang ibu-ibu yang juga kakak korban langsung membalas teriakan tersebut. "Satu kali saja kami kasih kesempatan dia pak polisi. Biar saya pijak-pijak dia," teriak dia.

Kevin membunuh Sandra karena tak kunjung mengembalikan uang Rp 14 juta yang ia titipkan kepadanya. Dalam rekonstruksi itu Sandra pasrah diapakan saja asal emosi Kevin menurun.

Polisi dengan berlari menggiring pelaku kedalam mobil sehingga semua situasi yang panas mulai mereda.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini