News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

CCTV milik Dishub Jabar Terkoneksi Ponsel Pintar

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat bersama Polda Jawa Barat membuat terobosan untuk para pemudik agar bisa memantau arus lalu lintas secara langsung.

Pemudik bisa memantau situasi dan kondisi arus lalu melalui CCTV milik Dishub Jabar yang terkoneksi dengan ponsel pintar.

Kepala Dishub Jabar, Dedi Taufik mengatakan, upaya tersebut merupakan salah satu upaya untuk membuat sistem peringatan dini kepada pemudik.

Input data sistem peringatan dini itu diambil dari CCTV, bernama traffic counting elektrik yang tersebar di tujuh titik di jalur pantura, jalur tengah, dan jalur selatan, serta pantauan media sosial.

"Dari ketiga sistem itu nanti digabungkan dengan software yang sudah ada milik Polda Jabar. Nama softwarenya manajemen lantas. Nah nanti kami masukan tambahan data ke software itu sehingga bisa direspon pemudik," kata Dedi kepada wartawan di kantornya, Jumat (24/6/2016).

Sejauh ini, kata Dedi, aplikasi tersebut memang belum memiliki nama, namun pemudik bisa mengunduh aplikasi tersebut melalui fasilitas yang ada di ponsel pintar.

Pihaknya akan segera mensosialisasikan aplikasi tersebut kepada masyarakat jika telah diujicoba nanti.

"Ya nanti ada informasi bencara, kejadian atau kecelakaan. Dan terobosan ini juga bisa membantu petugas pengamanan arus mudik untuk mendeteksi kemacetan sekaligus langsung bisa melakukan upaya untuk menanganinya," ujarnya.

Dedi mengaku, aplikasi itu akan segera diujicoba pada pekan depan. Rencananya petugas Dishub Jabar akan melakuka pelatihan pada Senin (27/6/2016).

Adapun aplikasi tersebut akan diujicoba pada Selasa (28/6/2016).

"Intinya terobosan ini untuk bisa segera memberikan informsai lebih awal kepada pemudik. Ketika terjadi longsor misalnya, harus cepat diinformasikan kepada para pemudik," ujar Dedi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini