News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Warga Medan dan Sekitarnya Disarankan Kurangi Aktivitas saat Cuaca Panas

Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CUACA PANAS. Dua orang warga menggunakan payung saat terik matahari sambil menunggu angkutan umum di jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (27/3/13). Cuaca panas yang melanda makassar dalam beberapa hari terakhir dapat menimbulkan polusi udara dan meningkatnya intensitas debu di jalanan, sehingga warga rentan terkena radang tenggorokan. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Warga Medan dan sekitarnya diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, mengingat cuaca panas yang sangat menyengat.

"Saat ini kebetulan Ramadan. Bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa, tentunya cuaca panas ini sangat mengganggu. Apalagi cuaca panas ini gampang membuat tubuh lelah," ujar Kepala Data Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Wilayah I Sumatera Utara, Sunardi, Senin (27/6/2016).

Cuaca di Kota Medan mecapai 36,5 derajat celcius cepat membuat cairan di dalam tubuh berkurang. Otomatis badan akan mengalami dehidrasi lebih cepat.

"Karena ini puasa, sebaiknya masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika tidak ada keperluan di luar ruangan, sebaiknya istirahat saja," imbuh dia.

Selain menimbulkan dehidrasi dan membuat tubuh lesu, cuaca panas kerap menimbulkan sakit kepala. Terlalu lama berdiri di bawah terik bisa-bisa terserang migren.

"Bagi mereka yang tidak puasa, mungkin bisa mengkonsumsi air mineral. Ini diperlukan untuk mengganti cairan tubuh," Sunardi berpesan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini