News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Masyarakat Diimbau Waspadai Peningkatan Potensi Cuaca Ekstrem

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cuaca

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Semakin meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Indonesia, dipicu oleh kondisi atmosfer yang sangat labil di wilayah Indonesia.

Sebut saja bencana banjir bandang di Bandung dan Aceh, tanah longsor di Garut, serta angin kencang di Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, DR Yunus S Swarinoto, MSi mengungkapkan, kondisi ini dipicu oleh beragam fenomena dari daerah pertemuan angin hingga dipicu oleh skala atmosfer skala lokal maupun skala yang lebih luas.

Dalam beberapa hari ke depan, suplai uap air sebagai pendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera dan Jawa relatif tinggi.

"Diprakirakan potensi hujan masih terus meningkat dalam sepekan ke depan, khususnya di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara," kata DR Yunus dalam rilis tertanggal 10 November 2016.

Besarnya pengaruh lokal dan tingginya pemanasan mengakibatkan periode saat ini hingga akhir November nanti memicu peningkatan intensitas Thunderstorm, yang memungkinkan terjadi petir dan angin kencang.

"Sehingga masyarakat dihimbau berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah pada sore hari," ujar Yunus.

Selain itu, warga yang khusus tinggal di daerah perkotaan dan dataran tinggi agar mengantisipasi hujan lebat dengan durasi singkat yang dapat menyebabkan genangan bahkan banjir bandang.

"Dalam beberapa pekan ke depan hingga periode awal tahun 2017, sebagian wilayah Indonesia akan memasuki puncak musim hujan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar waspada dan lebih berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, jalan licin, dan lainnya," kata dia.

Untuk memudahkan masyarakat dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :
- call center 021-6546318 ;
- http://www.bmkg.go.id ;
- follow @infobmkg, playstore: info BMKG;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini