"Kita semua sudah sepakat untuk segera pindah dari sini. Kenapa adalagi yang tidak terima," kata Kapolsekta Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu.
Mendengar penuturan Victor, warga malah semakin mengamuk. Mereka menilai polisi berpihak pada PT KAI.
Saat penertiban ini, warga duduk beramai-ramai di satu posko yang diklaim warga sebagai tempat untuk tidur. Mereka tidak terima jika posko itu dihancurkan.(ray/tribun-medan.com)
Baca tanpa iklan