News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tarakan Kembali Dapat Jatah 200 Unit Rumah Khusus untuk Nelayan

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi rumah.

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Program rumah khusus yang diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat belum merambah daerah lain di Kalimantan Utara kecuali Kota Tarakan.

Rahmat Wahyula, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kaltara, mengakui program rumah khusus pemerintah ini sangat tergantung usulan kabupaten atau kota.

Salah satu indikator penting teralokasinya program kementerian tersebut di daerah adalah kesiapan pemerintah kabupaten dan kota menyediakan lahan yang dibutuhkan.


Rahmat Wahyula, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kalimantan Utara, saat ditemui Tribun Kaltim di kantornya, Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Selasa (10/1/2017). TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN

"Tarakan memang sudah lama mengusulkannya. Bahkan sebelum nomenklatur baru Kementerian PU Pera ini ada. Daerah yang lainnya memang belum mengusulkan, karena belum siap lahan," kata Rahmat saat disua Tribun Kaltim di kantornya di Tanjung Selor, Selasa (10/1/2017).

Setahun lalu tarakan sudah mendapat alokasi pembangunan rumah khusus sebanyak 200 unit. Dalam perjalannya hanya 185 unit yang terealisasi.

"Rumah khusus ini untuk kalangan nelayan dibiayai full APBN. Daerahnya itu di Tarakan di wilayah Boom Panjang," Rahmat menambahkan.

Pada 2017 ini Tarakan mendapat lagi alokasi 200 unit bagi kalangan nelayan. "Sebetulnya bisa TNI/Polri tetapi kali ini hanya nelayan saja dulu," kaat dia.

Lantaran statusnya sebagai rumah negara, nelayan menempatinya dengan sistem sewa yang tarifnya ditentukan Pemerintah Kota Tarakan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini