Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga
TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Lima orang diduga terlibat Islam State of Iraq and Syria (ISIS) diamankan Aparat Polda Bali.
Mereka adalah pria berinisial TUAB (bapak), MSU dan MAU (anak). Dan dua orang perempuan dengan inisial NK (ibu) dan NAA (anak perempuan). Mereka semua berasal dari Cilincing Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja menyatakan, untuk satu keluarga yang diduga memiliki keterlibatan dengan ISIS tadi pagi sekitar pukul 11.40 Wita sudah dikawal oleh Densus 88 ke Mabes Polri.
Baca: Lima Orang Diduga Terlibat ISIS Ditangkap Saat Berada di Bandara Ngurah Rai Denpasar
Sampai sekarang masih dalam penyidikan mendalam di Mabes Polri.
"Kami sudah melimpahkan satu keluarga itu ke Mabes Polri. Dan nanti akan diperiksa mendalam di Mabes Polri," ucap Hengky, Kamis (26/1/2017).
Hengky menjelaskan, Mereka diamankan di Polda Bali, atas dugaan keterlibatan dengan ISIS.
Dan mereka dideportasi dari Turki karena hendak menajdi bagian dari organisasi Radikal ISIS.
Baca: Begini Kronologis Penangkapan Lima Orang yang Diduga Terlibat ISIS
Mereka tinggal di Turki hampir 3 bulanan. Dari apartemen satu ke apartemen lainnnya.
Kemudian, diamankan petugas keamanan Turki dideportasi ke Indonesia.
"Dari Turki ke Dubai hingga Indonesia mereka biaya sendiri. Dan kini masih didalami untuk keterlibatan seperti apa dan jaringan apa," tegasnya. (ang)
Baca tanpa iklan