News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Medan Digoyang Gempa Lagi, Kekuatannya 4,2 SR

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lokasi gempa 11 Februari 2017.

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Usai diguncang gempa sehari sebelumnya, Sabtu (11/2/2017) tepat pukul 11:24:41 WIB Kota Medan kembali digoyang gempa dengan kekuatan 4,2 Skala Richter.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan kekuatan 42 SR tersebut berpusat di darat 21 Km Barat Daya Deliserdang, Sumatera Utara.

Tepatnya berada di 3.31 lintang utara dan 98.55 bujur timur di kedalaman 10 Km.

Sebelumnya guncangan gempa juga terjadi di Kota Medan dan sekitarnya hingga membuat panik warga. Pasalnya gempa itu dirasakan empat kali berturut-turut.

BMKG Wilayah 1 Medan mencatat ada 13 kali gempa bumi pada Jumat (10/2/2017) sekitar pukul 00.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Yang dirasakan masyarakat Kota Medan hanya tiga gempa. Namun, bila kekuatan gempa tidak di atas 4 SR maka tidak menimbulkan dampak. Seperti tanah longsor ataupun kerusakan rumah," kata Retno Agung Prasetyo, Bagian Data dan Informasi BMKG di Jalan Ngumbang Surbakti, Jumat (10/2/2017).

Selain itu, kata dia, berdasarkan data yang diperoleh BMKG wilayah-1 Medan gempa pertama berkekuatan 3,6 SR. Kemudian, sekitar pukul 01.17 WIB, gempa bumi susulan terjadi 4,5 SR.

Setelah itu, gempa susulan berkuatan 4,5 SR kembali dirasakan masyarakat Kota Medan, pada pukul 05.00 WIB. Gempa berpusat di Sibolangit, dan Tanah Karo.

Baca: Bayi Berusia 2 Bulan Bertahan Hidup dalam Dekapan Kakeknya yang Tewas Tertimbun Longsor

Dari, 13 kali gempa, masyarakat Tanah Karo merasakan enam kali gempa bumi. Sedangkan masyarakat Medan rasakan tiga kali gempa.

"Jadi sudah 13 kali gempa penyebabnya gempa tektonik ada patahan lokal di terjadi masih berdekatan di kawasan gempa waktu itu," ujarnya.

Menurutnya, gempa yang terjadi tidak terlalu besar. Sehingga, bila kekuatan gempa tidak di atas 4 SR sedikit kemungkinan terjadi kerusakan bangunan.

Ia menjelaskan, gempa bumi tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Sinabung yang semakin tinggi beberapa hari belakangan ini. Jadi aktivitas gempa tektonik bukan vulkanik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini