News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Terungkap Orang Gila Banyak di Kecamatan Pagelaran

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Salah satu orang gila yang dibuang di wilayah Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur. SURYA/DAVID YOHANES

Laporan Wartawan Surya, David Yohanes

TRIBUNNEWS.COM, PAGELARAN - Camat Pagelaran Ichwanul Muslimin mengeluhkan banyak orang gila sengaja dibuang di wilayahnya. Mereka dipastikan berasal dari luar daerah.

Selama Januari hingga awal Maret saja sudah lima orang gila dibuang otak tak dikenal di Pagelaran. Biasanya mereka menggunakan minibus lalu menurunkan orang gila di area sepi.

"Pasti lokasinya sepi, kebanyakan di dekat kebun tebu. Begitu selesai menurunkan orang gila, mobil tersebut langsung kabur," tutur Ichwanul, Minggu (12/3/2017).

Ichwanul memaparkan lima orang gila tersebut dibuang di Desa Kanigoro, Brongkal, Suwaru, Karangsuko dan di Desa Pagelaran. Satu orang di antaranya meninggal dunia.

"Jadi berselang sehari setelah dibuang, orang gila yang di Kanigoro meninggal dunia di tengah ladang tebu. Sangat memprihatinkan. Yang tega membuang itu sungguh tidak manusiawi," ucap Ichwanul.

Dua orang gila terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Lawang. Keduanya dianggap membahayakan warga sekitar. Keduanya kerap mengamuk dan berlaku anarkis.

Sedangkan dua orang gila lainnya diserahkan ke Dinas Sosial. Dua orang gila ini lemah tidak membahayakan warga sekitar. Keduanya juga masih bisa diajak berdialog, mesti ngelantur.

"Bisa diajak bicara, tapi jawabannya berubah-ubah. Kadang ngaku dari Malang, kadang ngaku dari Blitar. Namanya saja tidak ingat," keluh Ichwanul.

Pembuangan orang gila sulit dicegah sebab pelaku datang tanpa diketahui warga. Sekali waktu warga memergoki pelaku namun berhasil kabur bersama mobilnya.

"Saya maunya pelaku pembuangan orang gila itu ditangkap terus diinterogasi. Dari mana orang gila itu? Kalau dilihat seperti ada niat menelantarkan, tidak mau dibebani tanggung jawab," tegas dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini