News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Curi Motor di Keputih Sukolilo, Bandit Ini Babak Belur Dihajar Warga

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Polsek Tanjungkarang Barat meringkus tersangka pencurian disertai pemerkosaan terhadap korban berinisial RL (19). TRIBUN LAMPUNG/WAKOS REZA GAUTAMA

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Dua bandit jalanan babak belur dan kini tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya.

Kedua bandit ini dihajar warga setelah tepergok mencuri motor di Keputih Sukolilo Surabaya, Selasa (30/5/2017) malam.

Informasinya, peristiwa itu terjadi di kawasan Keputih yang padat penduduk. Kedua pelaku tengah mencuri motor di sebuah rumah kos. Saat pelaku beraksi, sejumlah warga mengetahuinya lalu berteriak maling.

Warga yang marah, lantas mengepung keduanya. Setelah tertangkap, kedua pelaku langsung dihajar warga beramai ramai hingga babak belur.

Kedua pelaku nyawanya tertolong setelah petugas Reskrim Polsek Sukolilo yang mendapat laporan segera mendatangi ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku dari amukan massa.

Sejumlah petugas lalu membubarkan warga. Sedangkan kedua pelaku yang kondisinya kritis segera dilarikan ke Rumah Sakit Haji Sukolilo. Polisi juga mengamankan motor milik pelaku yang dirusak warga.

Kapolsek Sukolilo Kompol Ibrahim Gani mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus terhadap kedua pelaku yang kritis dan mendapatkan perawatan intensif di ruang RS Haji Sukolilo.

Hingga saat ini, kedua pelaku belum sadarkan diri.

"Kedua pelaku cedera parah di bagian kepala dan tubuhnya. Sampai saat ini belum sadarkan diri. Belum bisa kami mintai keterangan," sebut Ibrahim, Selasa (30/5/2017).

Ibrahim menuturkan, informasi awal menyebutkan, salah seorang pelaku diketahui bernama Rudiyanto (20), asal Dusun Krasan, Desa Bunajhi, Bangkalan Madura.

Namun, satu pelaku lainnya hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

"Mudah-mudahan kedua pelaku segera sadarkan diri. Sebab kami butuh keterangan keduanya untuk melengkapi proses penyidikan," kata Ibrahim.

Penulis: Fatkhul Alami

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini