News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sabu dan Happy Five Masih Mendominasi Diselundupkan ke Kalbar

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar, Brigjen Pol Drs Nasrullah SA MHum menegaskan, narkoba jenis baru bernama Flakka belum terdeteksi masuk ke wilayah Indonesia, khususnya di Kalbar.

Menurutnya, ada dua jenis narkoba yang kerap masuk ke Kalbar, dari jalur perbatasan Malaysia.

Saat ini yang masih dominan di wilayah kita di Kalimantan Barat itu, narkoba jenis sabu-sabu dan happy five atau ekstasi itu.

"Kalau yang lain, seperti ganja itu, yang rame kemarin kan yang di Sanggau itu. Kalau narkoba jenis lain di kita itu, ya jaranglah istilahnya," kata Nasrillah, Rabu (31/5/2017).

Ia menyebut saat ini yang primadonanya itu jenis sabu-sabu dan barangnya diketahui berasal dari perbatasan Malaysia.

"Apakah barangnya dari China atau dari negara mana, tetapi setelah dari Malaysia masuk ke wilayah kita kan," ungkapnya, Rabu (31/5/2017).

Data BNNP Kalbar, sejak 1 Januari 2017 sampai dengan 29 Mei 2017, di Polda Kalbar sudah mengungkap  sebanyak 215 kasus dengan jumlah barang bukti sabu-sabu sekitar 31 kilogram.

Kemudian ada sebanyak 8 kasus yang ditangani BNNP Kalbar dan BNNK dengan jumlah barang bukti 1,6 kilogram sabu-sabu.

Selanjutnya diungkap BNN Pusat yang ditangkap di Kalbar sekitar 46 kilogram sabu-sabu, ditambah sebanyak 10 kilogram sabu-sabu dari Kalbar yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya dari sebuah truk di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pada tahun 2016, terungkap hampir 160 kilogram narkoba jenis sabu-sabu, yakni diungkap oleh Polda Kalbar sekitar 100 kilogram, kemudian BNNP Kalbar sekitar 20 kilogram, serta yang ditangkap BNN di Jakarta sebanyak 40 kilogram.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini