News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

164 Calon Jamaah Umrah Tertipu Perusahaan Perjalanan Ibadah

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi: Ratusan calon jemaah Umrah tertipu

TRIBUNNEWS.COM, MEULABOH - Polres Aceh Barat masih mendalami kasus dugaan penipuan terhadap 164 calon jemaah umrah di Aceh Barat dan beberapa kabupaten lainnya.

Hingga kemarin polisi sudah memeriksa 29 calon jamaah yang menjadi korban.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Fitriadi kepada Serambi kemarin mengatakan, semua yang membuat laporan polisi akan dimintai keterangan.

Dikatakannya dalam kasus ini pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Barat juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi untuk memastikan legalitas Azizi Tour dan Travel Hajj serta Umrah Servis Perwakilan Meulaboh dan Azizi Kencana Wisata Tour dan Travel Medan.

Ia menjelaskan polisi sudah menetapkan dua tersangka yakni Hj Cut Mega Putri selaku pimpinan Azizi Tour dan Travel Hajj serta Umrah Servis Perwakilan Meulaboh dan HjNasla Lubis, direktur Azizi Kencana Wisata Tour dan Travel Medan.

"Untuk tersangka HjNasla Lubis sejauh ini masih buron. Untuk tersangka Hj Cut Mega tidak ditahan dan kasusnya tetap lanjut," jelasnya.

Seperti diberitakan sebanyak 37 calon jamaah umrah dari Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya membuat pengaduan ke Polres Aceh Barat terkait tidak jelasnya keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

Keberangkatan mereka sudah berkali-kali ditunda oleh pihak Azizi Tour di Meulaboh selama dua tahun terakhir (2015-2016). Sementara mereka sudah menyetor dana berkisar Rp 15 juta-Rp 22 juta/orang kepada pihak Azizi Tour di Meulaboh.

Usut hingga pengadilan
Sementara itu Koordinator Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Barat dan Aceh Jaya Hamdani Kamis (14/9) mengatakan pihak YARA akan terus mendampingi korban dan mengawal pengusutan kasus tersebut hingga ke pengadilan.

"Sejumlah bukti yang dimintai penyidik terus dilengkapi. Untuk korban yang sudah di BAP sebanyak 29 orang," katanya.(riz)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini