News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Maraknya Begal Juga Tanggungjawab Pemerintah Kota

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rajamin Sirait menilai persoalan begal juga tanggungjawab Pemerintah Kota Medan. Ia meminta Pemko Medan mengaktifkan siskamling dan melibatkan Satpol PP dalam menjaga keamanan pusat kota, Kamis (28/9/2017)

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Maraknya aksi pembegalan di Kota Medan akhir-akhir ini membuat masyarakat resah. Apalagi, dua orang sopir angkutan berbasis online tewas ditangan kawanan begal belum lama ini. 

Menyikapi persoalan di atas, tokoh masyarakat Sumatera Utara Rajamin Sirait angkat bicara. Kata Rajamin, persoalan begal ini bukan hanya tanggungjawab kepolisian saja.

"Begal ini kan tidak cukup penindakan tegas dari polisi saja. Tentu ada akar masalah yang menyebabkan timbulnya tindak kejahatan, yang kita kenal sebagai rampok," kata Rajamin dalam siaran pers yang diterima Tribun, Kamis (28/9/2017).

Ia mengatakan, salah satu penyebab utama tingginya angka kriminalitas karena faktor lapangan kerja yang kurang memadai.

Kemudian, lesunya perekonomian, dan kurangnya sistem keamanan lingkungan.

Baca: Mobil Dinas Ditarik, Anggota DPRD Kota Medan Dapat Uang Segini Sebagai Tunjangan Transport

"Kota ini kan punya Walikota. Harusnya diaktifkan lah Siskamling itu. Kemudian, kan ada juga Polmas," kata pria yang kini menjabat sebagai Ketua Partai Berkarya Sumatera Utara ini.

Rajamin berharap, Pemerintah Kota Medan bisa bersinergi dengan aparat kepolisian dan TNI.

Pelibatan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) juga diperlukan dalam menjaga keamanan kota. 

Menyangkut masalah begal ini, Kapolda Sumatera Utara, Irjend Paulus Waterpauw bersama Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjend TNI Cucu Soemantri kompak menyuarakan tembak mati kawanan begal.

Kedua jendral ini sepakat pelaku begal yang kerap melukai, bahkan menghilangkan nyawa orang lain layak diperlakukan sama.(Ray/tribun-medan.com)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini