News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dari Lahan Seluas 700 Meter, Petani Rumput Ini Beromzet Rp 15 Juta Per Bulan

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Bisnis rumput taman tak bisa dipandang sebelah mata. Bayangkan, omzetnya mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per bulan.

Karena alasan itu, Nana, pria asal Depok, Jawa Barat, meninggalkan pekerjaannya sebagai pegawai salon untuk menjadi petani rumput.

Kini, ia telah menggeluti pekerjaan sebagai petani rumput selama 10 tahun. Lahan garapannya di Jalan Puri Bukit Depok, Bojong Gede, Depok, Jawa Barat, seluar 700 meter.

Awalnya, ia tertarik melihat saudaranya yang menggeluti jual-beli rumput hias, yang kian diminati masyarakat untuk memperindah pekarangan atau halaman rumah mereka. Untungnya lumayan.

Dari situ, ia kepikiran menjadi petani rumput. Apalagi, perawatannya sangat mudah.

"Asalkan diberi pupuk, disiram, dan kena sinar matahari, rumput sudah tumbuh sendirinya," jelas Nana saat ditemui Tribunnews.com.

Ia menjalani usaha itu penuh semangat. Sebab, omzetnya bisa mencapai Rp 15 juta per bulan. Bahkan kalau ada pesanan khusus bisa mencapai Rp 20 juta per bulan.

"Tapi itu masih kotor. Belum dipotong beli pupuk, bibit, dan perwatan," terangnya.

Rumput yang ditanamnya berbagai jenis. Antara lain, rumput gajah, rumput gajah mini variegata, rumput Jepang, rumput Peking, dan rumput golf.

Masing-masing jenis rumput harganya berbeda. Untuk rumput gajah dibandrol Rp 25 ribu per meter. Rumput gajah mini variegata Rp 30 ribu per meter. Sedangkan, rumput golf Rp 35 ribu per meter.

Nana juga menyebut bahwa pembelinya datang dari berbagai kalangan. Bahkan, ia pernah mendapat pesanan rumput untuk persiapan Asian Games 2018 di Palembang.(*)

 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini