TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Petugas BNN Kota Kediri mengamankan Dr (44) karena menerima paket dari luar negeri yang diduga sebagai bahan baku untuk membuat narkoba.
Saat ini, barang yang diduga untuk membuat narkotika bakal dilakukan uji laboratorium di Polda Jatim.
Kepala BNN Kota Kediri AKBP Bunawar saat dikonfirmasi Surya di kantornya menjelaskan, penemuan paket yang mencurigakan ini bermula dari hasil kiriman barang dari luar negeri.
Selanjutnya petugas Kantor Bea Cukai Kediri berkoordinasi dengan pihak BNN dan Satreskoba Polresta Kediri.
Baca: Berkendara Sambil Main Ponsel, Gita dan Nurul Tewas Usai Tabrak Median Jalan
Barang bukti paket kiriman berikut penerimanya sudah diamankan di Kantor BNN Kota Kediri.
"Langkah kami masih akan mengirim sampel barangnya ke Puslabfor Polda Jatim untuk mengetahui kandungannya," ungkap AKBP Bunawar kepada Surya di kantornya, Sabtu (24/3/2018).
Selain itu penerima paket juga telah diamankan. Namun untuk kelanjutannya masih menunggu hasil uji di Puslabfor Polda Jatim.
"Kami harus hati-hati supaya tidak disalahkan," ungkapnya.
Baca: Menteri Agraria Sofyan Djalil: Orang Asing tidak Boleh Menguasai Tanah di Indonesia
AKBP Bunawar juga belum dapat memastikan kandungan barang kiriman dari luar negeri.
Dari pihak penerima hanya diperoleh penjelasan jika barang tersebut untum membuat cetakan atau lukisan.
Sehingga pihak BNN harus memastikan lebih dahulu kandungan dari barang tersebut.
Petugas memiliki waktu 3 x 24 jam untuk mengamankan penerima barang paketan. (Surya/Didik Mashudi)
Baca tanpa iklan