Laporan Wartawan Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Aktivitas wisata di Bunker Kaliadem tampak sepi pengunjung setelah dua kali erupsi freatik Merapi pada Senin (21/05/2018) dini hari dan pagi tadi.
Pantauan Tribun Jogja di lokasi, nyaris tidak tampak ada kegiatan di kawasan wisata tersebut.
Hanya beberapa wisatawan yang terlihat di lokasi ini.
Menurut Irham, salah satu driver Jeep wisata Kaliadem, pihaknya tetap membuka layanan wisata walau telah terjadi erupsi freatik skala kecil pagi tadi.
"Kalau erupsi freatik begini kita tetap berani buka. Tapi kita pantau terus kondisinya. Saat ini kita juga belum berani ke bunker," jelas Irham.
Baca: Gunung Merapi Meletus Lagi, Pendaki Dibatasi Hanya Sampai Pasar Bubar
Irham tidak berani ke Bunker Kaliadem lantaran kondisi jalan yang berbatu dan kurang layak.
Kawasan tersebut juga rawan jika terjadi erupsi lanjutan.
"Proses evakuasinya akan sulit lantaran kondisi jalannya," tutur Irham.
Sementara itu Hartini, pemilik warung di Petilasan Mbah Hargo Merapi menyebut bahwa dirinya tidak mengetahui ada erupsi freatik pagi tadi.
Hartini mengetahui adanya erupsi justru setelah melihat sisa hujan abu di pekarangan rumahnya.
Baca: Hasil Olah TKP: Kecelakaan Truk yang Tewaskan 12 Orang Bukan Karena Rem Blong
"Kan tidak ada suara dan getarannya. Puncak Merapi juga tertutup kabut, jadi banyak warga yang tidak tahu ada erupsi tadi pagi," ungkap Hartini.
Erupsi freatik pagi tadi justru tidak mengganggu kegiatan warga.
Hartini menyatakan bahwa warga di sekitar tidak ada yang panik karena sudah terbiasa.
"Kita tetap beraktivitas seperti biasa," ujar Hartini.