TRIBUNNEWS.COM - Seorang sopir truk diduga menjadi korban salah sasaran oleh oknum polisi di Barru, Pare-pare Sulawesi Selatan.
Muin warga Lamajakka, Kecamatan Suppa, Pinrang mengaku menjadi korban salah tangkap dan dianiaya.
Ia mengaku sama sekali tak tahu alasan oknum polisi tersebut menangkapnya.
Kejadian bermula saat ia kehilangan ponsel saat tertidur di truknya.
Muin kemudian mencoba menelepon nomornya dan ternyata aktif.
Baca tanpa iklan