News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

KM Sinar Bangun Karam di Danau Toba

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Diperpanjang Tiga Hari

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga menyaksikan kedatangan helikopter jenis Dauphin HR-3604 di Dermaga Tigaras Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (23/6/2018). Tim Basarnas akan melakukan pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam melalui udara menggunakan helikopter.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI *** Local Caption *** Dauphin HR-3604

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Andimaz Kahfi

TRIBUNNEWS.COM, TIGARAS - Tim Basarnas berhasil memindai terduga objek KM Sinar Bangun dalam pencarian Minggu (24/6/2018) siang, atau tujuh hari setelah kapal maut ini karam.

Sekitar pukul 11.12 WIB tim survey Basarnas dan Mahakarya Geo Survey - IAITB yg dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas serta disaksikan oleh Menteri Sosial Bapak Idrus Marham, telah menemukan dan mengidentifikasi posisi kapal Sinar Bangun.

Baca: Lupakan Danau Toba Jadi Monaco Of Asia Kalau Untuk Keselamatan Saja Tak becus

Mahakarya Geo Survey IAITB, Henky Suharto menyebut KM Sinar Bangun berada pada koordinat 2 deg 47’ 3.835 N dan 98 deg 46’ 10.767 E, dengan kedalaman mencapai 450 meter.

Direktur Utama Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo membenarkan bahwa sudah ditemukan titik koordinat dimana KM Sinar Bangun tenggelam.

"Kapal itu berada pada kedalaman 450 meter," kata Arie, Minggu (24/6/2018).

Teranyar, Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi membenarkan bahwa ada ditemukan objek berbentuk silhouette di kedalaman 490 meter.

"Ada indikasi, kita menemukan objek di kedalaman 490 meter. Kalau dari Pelabuhan Tigaras arah barat daya. Pertama kali titik koordinat barat daya kurang lebih 3 kilometer. Kita melihat indikasi ada dua tempat di jarak 2,5 kilometer dan 2 kilometer dari Pelabuhan Tigaras," ungkap Syaugi.

Syaugi menjelaskan bahwa hingga saat ini, kapal yang membawa alat Multibeam Side Scan Sonar, masih terus mencari dimana keberadaan pasti titik koordinat KM Sinar Bangun.

"Kapal yang Multibeam Side Scan Sonar belum balik. Masih scan dan menyapu lagi dia, supaya keluar gambar yang betul-betul bisa meyakinkan. Mudah-mudahan itu betul, kalau itu tidak betul ya kita cari lagi. Karena kita sudah sapu semua bagian di perairan Danau Toba," ujarnya.

Berita positif ini membuat Basarnas memperpanjang pencarian korban KM Sinar Bangun, yang diperkirakan sekitar 184 orang.

"Yang jelas kalau ada tanda-tanda seperti ini, 7 hari awal akan dilanjutkan dengan tambahan 3 hari pencarian. Kalau 10 hari masih ada kemungkinan yang meyakinkan, ya kita akan terus. Mudah-mudahan tidak sampai 3 hari titik koordinat pasti bangkai KM Sinar Bangun bisa kita temukan," pungkas Syaugi. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Posisi Terduga KM Sinar Bangun Diketahui, Basarnas Pencarian Korban Diperpanjang 3 Hari,

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini