News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa di Sulteng

Dipicu Keinginan Napi Bertemu Keluarga Pasca-Gempa dan Tsunami, Kerusuhan Pecah di Rutan Donggala

Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana di kawasan Pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah, setelah terjangan gempa dan tsunami, Sabtu (29/9/2018). Gempa bumi 7.7 SR yang disertai gelombang tsunami meluluh lantakan pesisir pantai di Palu dan info sementara korban jiwa mencapai kurabg kebih 400. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, DONGGALA - Kerusuhan terjadi di rumah tahanan Donggala, Sulawesi Tengah.

Kerusuhan dipicu tuntutan para narapidana yang meminta dibebaskan untuk bertemu keluarganya setelah gempa dan tsunami melumpuhkan Donggala.

Mereka berusaha melarikan diri dan membakar hangus lapas tersebut.

Baca: Relawan Jokowi-Maruf Amin Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Dana untuk Korban Gempa di Sulteng

Kepala Rutan Donggala, Saifuddin, mengungkapkan peristiwa pembakaran rutan ini terjadi pada pukul 23.00.

"Ricuh dipicu keinginan warga binaan dibebaskan untuk bertemu dengan keluarganya," ujar Saifuddin kepada Kompas.com di lokasi kejadian.

Baca: Rizal Ramli: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Pernah Menawarkan Ikan atau Daging

Ada ratusan tahanan yang diperkirakan kabur.

Adapun, kapasitas rutan Donggala yang terletak di Jalan Poros Palu, Mamuju, Ganti, Banawa ini sebenarnya 116 orang.

Namun, sebelum kejadian, rutan tersebut diisi 342 orang narapidana.

Penulis : Kristianto Purnomo

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Ada Kerusuhan, Rutan Donggala Hangus Dibakar Para Narapidana

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini