TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE - Gigitan anjing positif rabies di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, meningkat. Data terakhir, ada 22 kasus gigitan positif rabies, dua diantaranya meninggal dunia.
Dengan jumlah gigitan tersebut, Pemda Kabupaten Sikka menetapkan rabies didaerah itu sebagai kejadian luar biasa.
Penetapan KLB sesuai Permenkes RI Nomor 1501/Menkes/Permenkes/10/2010.
“Salah satu alasan ditetapkan KLB, peningkatan kasus kematian lebih dari 50 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sikka, dr.Maria Bernadina Sada Nenu, MPH, Selasa (16/7/2019) di Maumere.
Baca tanpa iklan