News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bocah Berusia 10 Tahun Terseret Arus Sungai Biring Jene Maros Sulawesi Selatan

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi tenggelam

Laporan Tribunmaros.com, Andi M Ikhsan

TRIBUNNEWS.COM, MAROS  - Sabar (10), ditemukan tewas terseret arus di Sungai Biring Jene, Moncongloe, Maros, Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana BPBD Maros, Nasrul mengatakan, awalnya korban bersama saudara kembarnya pergi berenang di Sungai Biring Jene yang meluap.

"Arus yang deras menyeret korban, sedangkan saudara kembarnya berhasil menyelamatkan diri," ujar Nasrul, Sabtu (7/3/2020).

Babinsa Desa Moncongloe, Peltu Ruma mengatakan, korban bersama kakak kembarnya, Sabir datang untuk bermain air.

Namun tiba-tiba air sungai mendadak meluap.

Baca: Seperti Cerita Film Pembunuhan, Bocah Ini Ditenggelamkan, Dicekik, Diikat, Simpan Lemari, Lalu . . .

Baca: Fakta-fakta PSK Online di Sleman Tewas di Kamar Hotel, Sendal Pelaku Tertinggal

Baca: Chord Gitar Rela Demi Cinta - Thomas Arya, Walapun Terbentang Jarak Diantara Kita Ku Rela Demi Cinta

"Kejadiannya sekitar pukul 13.00 Wita. Korban sedang berenang bersama saudara kembarnya, tapi karena arus air sungai deras mereka pun terseret," jelasnya

Kakak kembarnya berhasil selamat, sedangkan korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Apalagi saat itu, kedalaman air diperkirakan mencapai 1 meter.

Kakak kembarnya yang berhasil menyelamatkan diri, langsung melaporkan hal ini ke orang tuanya.

"Setelah mendapat informasi, pencarian bersama warga pun dilakukan. Bersyukur setelah 15 menit pencarian korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul BREAKING NEWS: Bocah Moncongloe Tewas Terseret Arus di Sungai Biring Jene, Saudara Kembarnya Selamat

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini