Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Empat kelurahan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah masih tergenang akibat dilanda banjir dengan ketinggian muka air sekira 15 hingga 135 cm.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB mengatakan empat kelurahan tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Teweh Tengah dan Kecamatan Lahei.
Baca: Banjir Melanda Pidie Jaya: 8 Gampong di 2 Kecamatan Terdampak, 2.000 Rumah Terendam
Diketahui air mulai menggenangi wilayah tersebut pada Rabu pagi (29/4/2020) sekitar pukul 08.00 waktu setempat.
"Dua kelurahan di Kecamatan Lahei terdampak banjir berlokasi di Kelurahan Lahei I dan Lahei II. Sedangkan di Kecamatan Teweh Tengah berada di Kelurahan Jingah dan Jambul," kata Agus dalam keterangan resmi Humas BNPB pada Rabu (29/4/2020).
Agus mengatakan hingga kini BPBD Kabupaten Barito Utara melaporkan masih mendata korban dan rumah terdampak.
Ia mengatakan berdasarkan pantauan sementara, beberapa korban mengungsi ke rumah sanak saudara maupun tetangga.
Baca: Misteri Mayat Pasutri di Rumah Bekasi: Diduga Suami Bunuh Istri Terlebih Dulu Sebelum Tewas
Agus mengatakan banjir tersebut dipicu salah satunya curah hujan dengan intensitas tinggi dan karena limpasan air dari wilayah Kabupaten Murung Raya.
"Hingga pukul 10.00 hari ini genangan masih terjadi, sedangkan cuaca berawaan. Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Barito Utara melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait," kata Agus.