News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hidup Sebatang Kara, Tangis Nenek Masni Pecah Saat Terima Dapat Bantuan

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso memberikan bantuan di Majalengka

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNNEWS.COM, MAJALENGKA -  Tangis  Ny Masni (73) warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka pecah saat menerima bantuan sembako yang disalurkan dari Polres Majalengka.

Nenek Masni sudah lama hidup seorang diri sejak ditinggal suaminya beberapa tahun lalu.

Meski memiliki anak, ia tetap sering tinggal sendiri, lantaran anaknya tersebut sering meninggalkan dirinya.

Ketika Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana dan Dandim 0617 Majalengka, Letkol Inf Harry Subarkah datang membawakan sembako, secara spontan nenek Masni kaget.

Ia pun tak kuasa menahan air matanya untuk menetes, tampak sesekali ia berusaha mengusapnya dengan tangan.

"Terima kasih Pak, khususnya Pak Polisi, Pak Kuwu," ujar Masni, Jumat (15/5/2020).

Saat rombongan kepolisian dan TNI serta orang nomor dua di Majalengka itu, nenek Masni tetap berdiri di halaman rumah sembari mengucapkan terima kasih.

Baca: Ribuan Personil Gabungan Diturunkan Selama PSBB di Kabupaten Majalengka

Lalu, terus memandangi kepergian rombongan pemberi bantuan yang semakin menjauh dengan mata berkaca-kaca.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo mengatakan pembagian paket sembako ini dalam rangka Gerakan Bakti Sosial Serentak tahap II kepada Polsek jajaran Polres Majalengka untuk dibagikan ke masyarakat yang belum menerima 9 pintu bantuan dari pemerintah.

Khususnya, warga berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Majalengka yang terdampak Covid-19 khususnya dampak ekonomi.

"Sebanyak 1500 paket sembako yakni 1000 Paket Sembako dari Polres Majalengka dan 500 Paket Sembako dari Aslog Mabes Polri," ucapnya.

Dijelaskan dia, sembako tersebut berisi beras, mie instan, minyak goreng, teh, gula yang akan dibagikan ke masyarakat yang belum menerima bantuan.

Baca: Ngotot Mau Mudik ke Majalengka? Siapkan Uang Denda Rp 10 Juta

Selain orang jompo, anak yatim piatu, fakir miskin, buruh, pemulung, tukang becak, ojeg pangkalan dan online, korban PHK, Keluarga Polri/anak Yatim menjadi sasaran kembali sembao tersebut.

"Nenek Masni memang pantas mendapatkan bantuan. Apalagi kondisinya sangat memprihatinkan. Ia tinggal seorang diri dan sudah tua," kata Kapolres.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini