TRIBUNNEWS.COM - Beredar sebuah pesan berantai berisi imbauan Wali Kota Solo untuk membeli tiket kebun binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah.
Meski dibeli saat ini, tiket tersebut dapat digunakan untuk berkunjung hingga 31 Desember 2021.
Dalam narasi pesan tersebut, pembelian tiket masuk TSTJ dimaksudkan agar tetap ada pemasukan untuk memberi makan satwa.
"Wali kota Solo mengimbau, bukan paksaan, kita2 ikut beli ticket bonbin Jurug.
Hrg nya per lembar 20rb. Bisa digunakan kapan aja, sp akhir 2021.
Pengelola tdk sanggup memberi makan binatang2 bonbin, spt harimau, singa, buaya, dll, karena tdk ada pengunjung dimasa covid19 ini.
Monggo daftar disini. Siapa menabur, besok akan menuai."
Baca: VIRAL Buaya Ompong Penerkam Gadis di Kalimantan Selatan Ditangkap, Polisi: Sudah Tak Punya Gigi
Berdasar konfirmasi Tribunnews.com, imbauan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo untuk membeli tiket TSTJ memang benar.
Hal itu disampaikan Ajudan Wali Kota Solo, Nirwan Pambudi.
"Betul imbauan bapak," ungkap Nirwan kepada Tribunnews.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (15/5/2020).
Nirwan pun menyampaikan informasi program Peduli Satwa yang diselenggarakan Pemkot Solo dan pihak TSTJ.
Akan tetapi, ada yang kurang pas dalam narasi yang beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp tersebut.
Yakni pada pernyataan "pengelola tidak sanggup memberi makan binatang-binatang".
Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo membantah hal tersebut.
"Tidak benar kami tidak sanggup memberi pakan," ungkap Bimo kepada Tribunnews.com melalui WhatsApp, Jumat (15/5/2020).
Bimo menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah membantu biaya makanan satwa.
"Pemkot Solo membantu pengadaan makanan satwa Rp 100 juta per bulan, mulai Mei, Juni, Juli."
"Kebutuhannya Rp 120 juta, yang Rp 20 juta kami bikin program tersebut," ujar Bimo.
Diketahui manajemen TSTJ membuat program beli tiket di masa pandemi yang bisa digunakan hingga akhir tahun depan.
Baca: Tribunnews dan Cardinal Salurkan Bantuan 3.000 Masker untuk Polresta Solo
Baca: Soal Monumen Didi Kempot, Lokananta Sambut Gembira Usulan Wali Kota Solo
Selain itu, TSTJ juka membuka donasi jika masyarakat ingin membantu pakan satwa.
Bimo menyebut program ini dikerjakan dengan menggandeng stasiun radio swasta di Solo, Metta FM.
"Kami membuka donasi untuk pakan satwa dan penjualan tiket bekerjasama dengan Metta FM," ungkapnya.
Lebih lanjut Bimo mengungkapkan jumlah satwa yang berada di TSTJ saat ini berjumlah 400 ekor dan dalam keadaan sehat.
"Kondisi satwa sehat semua, kami tetap bekerja, sesuai prokol kesehatan manusia dan protokol kesehatan satwa," ungkap Bimo.
Dengan adanya virus corona, TSTJ ditutup untuk sementara.
Obyek wisata tersebut sontak tidak memiliki pemasukan dari penjualan tiket.
Pemkot Solo dan TSTJ memberikan ajakan kepada masyarakat untuk membeli tiket Bonbin Jurug tersebut.
Harga satu tiketnya sebesar Rp 20 ribu.
Baca: Dirut Kebun Binatang Jurug Solo: Tidak Benar Kami Tak Sanggup Beri Makan Satwa
Bagi masyarakat yang membeli 10 tiket, akan mendapatkan satu buah kaos dan satu buah masker 'Do Manuto'.
Adapun tiket TSTJ bisa dibeli di kantor Radio Metta FM Solo.
Selain membeli tiket masuk, masyarakat juga bisa menyumbangkan donasi kepada TSTJ.
Masyarakat dapat mengirimkan donasi melalui rekening BNI 4264261010 atas nama Taman Satwa Taru Jurug.
(Tribunnews.com/Wahyu Gilang Putranto)