News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Gizi Buruk di Banten Tembus 1.770 Orang

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASi -- Wasniah mengipasi anaknya yang menderita gizi buruk di rumahnya, Minggu (20/10/2019). Foto tidak berkait berita

TRIBUNNEWS.COM, SERANG - Kasus gizi buruk di Banten naik signifikan hingga menebus jumlah 1.770 hanya pada pertengahan 2020.

Jumlah itu adalah rekor tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Ada kenaikan angka gizi buruk, Desember 2019 angka itu hanya ada 1500 kasus, tapi sekarang bertambah menjadi 1770," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, saat dihubungi, Kamis (6/8/2020).

Ati mengatakan tingginya angka kasus gizi buruk di Banten disebabkan adanya pandemi Covid-19 yang membuat pihaknya tidak dapat maksimal melaksanakan program-program kesehatan ke masyarakat.

Baca: Di Kabupaten Tangerang, 36 Anak Terancam Gizi Buruk

Baca: Pembayaran Visa Contactless Bertumbuh Seiring Transaksi Nontunai Masyarakat Indonesia

Selain itu, pandemi Covid-19 secara tidak langsung mengakibatkan tingkat ekonomi masyarakat tidak stabil dan berefek pada kualitas kesehatan masyarakat di Banten dalam empat bulan terakhir.

Menurutnya, akan memerlukan waktu lama untuk menurunkan angka kasus gizi buruk tersebut.

Apalagi, jika penderita kasus gizi buruk tersebut memiliki penyakit penyerta atau bawaan.

"Kalau penyertanya ada kelainan bawaan mungkin tidak akan bisa dalam waktu dekat diintervensi. Misalnya, Hidrosefalus itu tidak bisa langsung di sembuhkan," ujarnya. (Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)

Artikel ini telah tayang di Tribunbanten.com dengan judul Rekor Tertinggi, Kasus Gizi Buruk di Banten Tembus 1.770 Orang Bersamaan Pandemi Covid-19

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini