Namun Rz mengatakan, jika mereka hanya menggelar pengajian.
"Jadi awalnya kami kira cuma kajian biasa, semacam siraman rohani. Tapi tiba-tiba ada laporan dari petugas (Polisi), bahwa mereka dipantau, disitulah kami mulai curiga," ungkapnya.
Pihaknya pun beberapa kali memberitahu Rz dan Aj untuk tidak melanjutkan aktifitasnya tersebut.
Apalagi Iwan sudah mengetahui, keluarga Rz sudah dipantau pihak kepolisian.
"Mereka tinggal satu keluarga disitu, sudah pernah kita nasehati, tapi tidak secara langsung, melalui petugas, namun jawabannya selalu mengelak," tutupnya.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kesaksian Ketua RT 3 Vila Mutiara Biru Terkait Dua Terduga Teroris Tewas Tertembak Densus 88
Baca tanpa iklan