Ke-8 mahasiswa ini melakukan longmarch ke arah Mapolda Papua, namun dicegat oleh aparat kepolisian yang bersiaga, Rabu (1/12/2021) siang.
Video aksi mahasiswa itu sempat menghebohkan jagat sosial media.
Sebelumnya Polda Papua mengamankan 7 orang mahasiswa yang diduga mengibarkan bendera bintang kejora di GOR Cendrawasih, Papua, pada 1 Desember 2021.
"7 orang yang kami amankan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Faisal Ramdhani kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).
Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut ihwal identitas ketujuh mahasiswa yang diamankan oleh Polri.
Sebaliknya, dia juga membantah jika pengamanan para pelaku karena Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Ketujuhnya ditangkap karena diduga mengibarkan bendera OPM di GOR Cendrawasih, Papua.
Mereka pun masih dalam tahapan pemeriksaan.
"Mereka membentangkan bendera Bintang Kejora. Nanti masih diperiksa," ujarnya.
Baca juga: Dijerat Pasal Makar, 8 Pemuda Papua Pengibar Bendera Bintang Kejora Terancam Penjara Seumur Hidup
Bintang Kejora Berkibar di 6 Kabupaten
Sementara itu Polda Papua mencatat, pengibaran bendera bintang kejora dalam rangka memperingati HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember 2021 kemarin berlangsung di enam kabupaten.
Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto mengatakan, ada enam wilayah yang mengibarkan bendera bintang kejora kemarin, tetapi tidak di tengah kota.
"Pengibaran terjadi di Kabupaten Mamberamo Tengah, Puncak, Pegunungan Bintang, Intan Jaya, Paniai dan Kota Jayapura," kata Wakapolda Papua, saat konferensi pers dengan awak media, Rabu (1/12/2021) malam.
Wakapolda mengatakan, kasus pengibaran bendera di enam daerah tersebut masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian setempat.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul 8 Pengibar Bintang Kejora 1 Desember di Jayapura Jadi Tersangka Makar