News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kemenag Minta Penyuluh Agama Bantu Trauma Healing Penyintas Gempa Pasaman

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim penyelamat dan warga dengan menggunakan alat berat berupaya mengevakuasi korban dari reruntuhan masjid di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022), usai gempa berkekuatan 6,1 magnitudo melanda daerah tersebut dan merusak ratusan rumah serta fasilitas umum. AFP/ARDHY FERNANDO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Thobib Al Asyhar mengimbau para penyuluh agama dan ASN di Pasaman Barat untuk dapat melakukan pendampingan kerohanian atau trauma healing bagi para penyintas gempa. 

Menurut Thobib, langkah ini perlu dilakukan untuk mempercepat recovery batin para penyintas.

"Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan kepada saya, agar menyampaikan kepada bapak ibu ASN dan penyuluh agar para korban dapat didampingi," ungkap Thobib melalui keterangan tertulis, Selasa (1/3/2022). 

Baca juga: Peringati Isra Mikraj 1443 H, Wapres Bicara Pentingnya Siapkan Generasi Memakmurkan Bumi

Baca juga: 7 Daerah di Jawa-Bali Kini Terapkan PPKM Level 4

Baca juga: 320 Daerah di Luar Jawa Bali Terapkan PPKM Level 3

Menurut Thobib para penyintas memerlukan pendampingan agar mampu menghadapi keadaan pasca bencana.

Para penyintas, kata Thobib membutuhkan motivasi agar kembali bersemangat.

"Beri bantuan moril agar tenang dan sabar menghadapi cobaan, lalu ingatkan untuk kembali bangkit agar ekonomi keluarga dapat terus berjalan," tutur Thobib.

Seorang warga mencoba membersihkan rumahnya yang hancur di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022), usai gempa berkekuatan 6,1 magnitudo melanda daerah tersebut dan merusak ratusan rumah serta fasilitas umum. AFP/ARDHY FERNANDO (AFP/ARDHY FERNANDO)

Sebagai informasi, gempa bumi bermagnitudo 6.1 di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat yang terjadi pada Jumat (27/2) pagi hari telah menimbulkan kerusakan dan memakan korban jiwa.

Gempa bumi yang berpusat di 0,14 derajat LU dan 99,94 derajat BT pada kedalaman 10 kilometer itu juga dirasakan di Kabupaten Pasaman, Lima Puluh Kota, dan Agam.

Gempa bumi susulan juga terus menerus terjadi hingga hari ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini