TRIBUNNEWS.COM, KOTA CILEGON - Zaki, pelajar SMP yang hanyut di Sungai Water Intek PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), Ciwandan Kota Cilegon, Banten, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim Sar gabungan berhasil menemukan jasad korban, sekitar 13.50 WIB dalam kedaan setengah terapung, 600 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca juga: Seorang Kakek di Sidoarjo Diduga Hanyut di Sungai, Tinggalkan Sepasang Sandal di Pinggir Sungai
Hal itu diungkapkan oleh Peltu Dony Jatnika Danposmat Anyer.
"Dalam kondisi (korban) ditemukan telah meninggal setengah mengambang dan tim langsung mengevakuasi korban," ujar Peltu Dony kepada awak media, Senin (10/10/2022).
Ia mengatakan, saat ini korban dibawa ke RSUD Kota Cilegon.
"Korban dibawa ke RSUD Kota Cilegon, Panggung Rawi," ucapnya.
Sementara, Komandan Tim Basarnas Banten, Raeza mengatakan, proses pencarian hari kedua memakan waktu selama 7 jam.
Baca juga: Pencari Barang Rongsokan yang Hanyut di Leuwiliang Bogor Ditemukan Meninggal Dunia
"Dengan melakukan penyisiran visual di area pantai dan LKP, Alhamdulillah Tim Sar gabungan menemukan korban selama kurang lebih 7 jam," ucapnya.
Tim Sar gabungan yang melakukan pencarian di antaranya Basarnas Banten, TNI AL, Polairud, BPBD, Damkar, Polsek Ciwandan, dan Tagana Kota Cilegon.
Diberitakan sebelumnya, Seorang pelajar SMP bernama Zaki (14) dikabarkan hilang terbawa arus di sungai Water Intek PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), pada Minggu 09 Oktober 2022 sekira jam 14.30 WIB.
Baca juga: Warga Astambul Kabupaten Banjar Kalsel Ini Kaget Saat Buka Jendela Lihat Bayi Laki-Laki Hanyut
Zaki merupakan warga asal Kampung Pegantungan, Kelurahan Jombang Wetan, Kota Cilegon.
Penulis: Sopian Sauri
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Zaki Pelajar SMP yang Hanyut di Sungai Water Intek Chandra Asri Ditemukan Tewas 600 Meter dari TKP
Baca tanpa iklan