Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Beda Kesaksian Peserta dan Panitia Terkait Penyebab Ketua RT Meninggal di Acara Tarik Tambang

Terdapat perbedaan kesaksian antara peserta dan panitia terkait penyebab meninggalnya ketua RT di acara tarik tambang di Makassar.

zoom-in Beda Kesaksian Peserta dan Panitia Terkait Penyebab Ketua RT Meninggal di Acara Tarik Tambang
TRIBUN TIMUR/NUR ROFIFAH
Ketua IKA Unhas Wilayah Sulsel sekaligus Wali Kota Makassar, Danny Pomanto ikut dalam acara tarik tambang pemecahan rekor MuRI di Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (18/12/2022). Terdapat perbedaan kesaksian antara peserta dan panitia terkait penyebab meninggalnya ketua RT di acara tarik tambang. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ketua RT bernama Masita meninggal dunia saat acara tarik tambang di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (18/12/2022).

Korban meninggal dunia karena kepalanya terbentur beton pembatas jalan.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas) dan dihadiri oleh 5.294 peserta.

Rencananya lomba tarik tambang yang diadakan akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kesaksian peserta

Salah satu peserta, Fahmi Erwin menjelaskan korban meninggal karena tali tambang putus.

Ia mengatakan ketika kejadian ribuan peserta sedang menunggu aba-aba untuk menarik tali dan setelah terdengar aba-aba tali tertarik sangat kencang.

Baca juga: Korban Meninggal Lomba Tarik Tambang Pecahkan Rekor Muri: Ketua RT yang Dikenal Berdedikasi Tinggi

"Tiba-tiba tali tambang yang tadinya membentang itu tertarik keras sampai putus," ujarnya pada Minggu (18/12/2022) dikutip dari Kompas.com.

Karena tali putus, korban terpental hingga kepalanya terbentur beton pembatas jalan.

"Kemudian korban terpental ke belakang dan kepalanya membentur benton pembatas jalan. Setelah terbentur, dia masih tertarik sampai ke aspal," katanya.

Korban yang merupakan ketua RT di wilayah Fahmi Erwin meninggal dunia karena mengalami pendarahan.

"Sampai dia (korban) terbaring di aspal dan kepalanya pendarahan banyak di situ," bebernya.

Kesaksian panitia

Panitia IKA Unhas Sulsel, Mursalin mengatakan insiden ini murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak panitia.

Ia menjelaskan jika korban tertarik tali tambang dan saat kejadian sedang sibuk berswafoto.

Baca juga: Ketua RT Tewas Dalam Insiden Tarik Tambang IKA Unhas, Panitia Sebut Korban Sedang Selfie

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas