Selain itu, Mario ternyata juga suka mengutang di kantin.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sumijah (55), penjual jajanan dan ibu kantin di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta.
"Dia itu anak hiperaktif selalu bawa bola suka main ke sana-sini. Terus kalau jajan langsung ambil asal tapi nggak langsung bayar," cerita Sumijah, Senin.
Baca juga: Rumah Mewah Rafael Alun di Manado Tagihan PPB Hanya Rp300 Ribu, Ini Kata Lurah dan Ketua Lingkungan
Masih dari TribunJogja.com, Sumijah mengaku harus mengejar Mario terlebih dulu agar membayar utang.
Lantaran, menurut Sumijah, Mario kerap berkelit tak memiliki uang jika ditagih.
"(Kalau untuk pembayaran) saya harus ngejar-ngejar. Kalau dia bawa uang saya minta."
"Iya lama (bayar utangnya). Kadang anaknya enggak keluar kelas. Kalau ditagih, jawabnya aku enggak bawa uang."
"Waktu dia dianterin supirnya, terus saya bilang gini, 'lah gene koe ndue asisten (lah itu kamu punya asisten)'. Terus dia bilang asisten saya nggak bawa uang " jelas Sumijah.
Sumijah menambahkan, kala itu, Mario bisa menghabiskan uang sekitar Rp150 ribu untuk jajan di kantin.
Rumah Mewah Rafael di Yogyakarta
Rumah ayah Mario, Rafael Alun, di Yogyakarta juga menjadi sorotan.
Rumah tersebut berada di Jl Ganesha 2/12, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Dibandingkan rumah di sekitarnya, rumah milik Rafael Alun terbilang paling mewah.
Baca juga: KPK Minta Rafael Alun Trisambodo Bawa Semua Bukti Kepemilikan Harta Benda pada Rabu 1 Maret 2023
Pengurus RT setempat, Sugiarto, mengatakan lahan tempat rumah Rafael dibeli pada kisaran tahusekitar tahun 2016.