News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mayjen TNI Ahmad Rizal: Lumbung Pangan Nasional Program Strategis Nasional, Bukan Proyek Swasta

Penulis: Erik S
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dansatgas BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengunjungi langsung masyarakat Kampung Wogikel dan Kampung Wanam, Distrik Wanam, Kamis (12/9/2024).

TRIBUNNEWS.COM, MERAUKE - Dansatgas BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengunjungi langsung masyarakat Kampung Wogikel dan Kampung Wanam, Distrik Wanam, Kamis (12/9/2024).

Kedatangan Mayjen Ahmad Rizal terkait sosialisasi program strategis yakni lumbung pangan nasional pembangunan 1 juta hektar sawah di Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan.

Dalam pertemuannya bersama masyarakat Ahmad Rizal menyampaikan pembangunan 1 juta hektare sawah di Merauke adalah program strategis nasional dan bukan merupakan investasi atau proyek swasta. Karena semua dibiayai dan dikerjakan atas nama negara.

Program Strategis Nasional pembangunan 1 juta hektare murni untuk mensejahterakan masyarakat pedalaman Papua khususnya di Merauke Papua Selatan.

“Program strategis nasional dilakukan di Merauke karena pemerintah melihat merauke memiliki potensi yang luar biasa sumber daya pertaniannya. Lahannya luas dan datar, subur, airnya juga melimpah, cuaca juga sangat mendukung untuk budidaya padi sepanjang tahun” ujar Mayjen Ahmad Rizal.

Pembangunan cetak sawah 1 juta hektare di Merauke akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Bersamaan dengan itu dipastikan juga terbangunnya infrastruktur jalan dan jembatan, serta fasilitas umum dan sosial mulai dari tingkat kampung sampai kabupaten yang sangat memadai dan berkualitas.

Pertemuan bersama masyarakat Kampung Wogikel dan Kampung Wanam dihadiri juga Sekjen PSP Kementan RI, Dr. Ir. Hermanto, Kakesbangpol Kabupaten Merauke, Drs. Rahmadayanto, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) serta sejumlah tokoh adat lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini