News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Erupsi Gunung Marapi

Erupsi Gunung Marapi, Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Tetap Normal

Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ERUPSI GUNUNG MARAPI - Visualisasi Gunung Marapi saat terjadi erupsi, Kamis (3/4/2025) pagi. Letusan tercatat terjadi sekira pukul 07.12 WIB dengan tinggi kolom abu vulkanik 1.500 meter dari atas puncak. Otoritas Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memastikan erupsi Gunung Marapi tidak mengganggu operasional penerbangan.

TRIBUNNEWS.COM, Padang Pariaman - Erupsi Gunung Marapi yang terjadi tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Pihak bandara memastikan arus balik penumpang tetap lancar meskipun terjadi aktivitas vulkanik.

Informasi Erupsi

Kepala Pusat Operasi Bandara Airport Operations Center BIM, Mahesa, mengungkapkan bahwa erupsi Gunung Marapi terjadi pada Kamis (3/4/2025) pagi, sekitar pukul 07.12 WIB. 

"Arah angin mengarah ke timur, jauh dari area bandara, sehingga tidak mengganggu penerbangan di BIM," kata Mahesa saat ditemui oleh TribunPadang.com.

Mahesa menambahkan bahwa hingga saat ini, aktivitas erupsi Gunung Marapi tidak mempengaruhi arus balik di BIM.

Baca juga: Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

"Kami berharap tidak ada arah abu ke BIM. Namun, kami sudah mengingatkan maskapai untuk selalu mengutamakan keselamatan," jelasnya.

Berdasarkan laporan dari Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi Gunung Marapi menghasilkan kolom abu yang teramati mencapai 1.500 meter dari puncak dengan intensitas tebal.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 304 mm dan durasi sekitar 1 menit 9 detik.

Arus Balik di BIM

Arus balik di Bandara Internasional Minangkabau telah dimulai sejak H 1 Lebaran, yaitu pada 1 April 2025.

Mahesa mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah keberangkatan di BIM.

"Kami mencatat ada peningkatan jumlah keberangkatan yang signifikan di BIM," ungkapnya.

Baca juga: Pemicu Erupsi Gunung Marapi Sumbar, Diperkirakan Adanya Pasukan Magma

Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya pada Sabtu dan Minggu, 5 dan 6 April 2025.

Hal ini disebabkan banyak masyarakat perantau yang kembali bekerja atau melanjutkan aktivitas pada 8 April 2025.

"Arus balik kemungkinan besar terjadi pada Sabtu dan Minggu, karena banyak yang memilih kembali pada akhir pekan untuk memulai aktivitas kerja," tutup Mahesa.

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Erupsi Gunung Marapi Sumbar Tak Ganggu Penerbangan di BIM, Arus Balik Tetap Lancar

(TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini