TRIBUNNEWS.COM - Saiful Rosi Abdillah (14), merupakan satu dari 104 santri yang selamat dari runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kendati selamat, Rosi kehilangan kakinya yang terpaksa diamputasi. Ia hanya bisa pasrah dan berharap mendapat kaki palsu.
Rosi diketahui selama tiga hari bertahan hidup dalam celah reruntuhan bangunan musala.
Sebelum musala runtuh, ia dan ratusan santri salat Ashar berjamaah. Pada rakaat pertama, ada serpihan kecil dan kayu yang terjatuh dari atas.
Baca juga: Fakta Mengejutkan di Balik Tragedi Ponpes Al Khoziny, Tanda Bahaya Keselamatan Ribuan Santri
Namun, Rosi dan santri lain masih menganggap hal itu biasa saja. Bukan sebagai tanda bahaya yang harus diwaspadai.
Tak disangka-sangka, lantai atas langsung runtuh saat rakaat kedua.
"Saya ditarik sama saudara saya. saudara saya lari, saya ikut lari, jatuh. kaki ketimpa reruntuhan," ungkapnya Rosi, seperti diberitakan Surya.id.
Rosi berteriak meminta tolong. Ia panik bukan main.
Namun, santri lain menenangkannya. Ia diminta diam sambil menunggu bantuan.
"Mereka bilang sudah diam saja, tunggu bantuan. Hemat oksigen," cerita Rosi.
Selama tiga hari Rosi berada di reruntuhan. Bersama santri lainnya, ia bersalawat dan istighfar.
"Pikiran sudah mati. mati, mati. Pasrah," kata Rosi.
Hingga di hari ketiga, Rosi mendengar seseorang berteriak menanyakan apakah ada orang di dalam.
Rosi sontak berteriak sebagai respons.
"Ada pak, sini pak, tolong, tolong. Iya, tunggu tunggu. Ditanyaian namanya siapa," katanya.
Rosi kemudian berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif di RSUD Notopuro Sidoarjo.
Meski tragedi tersebut nyaris merenggut nyawanya, Rosi mengaku tidak trauma mondok. Ia bertekat melanjutkan pendidikan di Ponpes Al Khoziny.
"Kalau udah sembuh, mau melanjutkan mondok," tandasnya.
Update terkini jumlah korban tewas disampaikan oleh Basarnas dalam keterangannya, Senin (6/10/2025).
Tercatat 65 orang meninggal dunia. Enam di antaranya body part atau potongan tubuh.
Dalam keterangan, Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebut total korban mencapai 169 orang. Dari jumlah tersebut 104 orang selamat.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Rosi Cuma Ingin Kaki Palsu Usai Diamputasi karena Tertimpa Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny
Baca tanpa iklan