Ringkasan Berita:
- Pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga dinilai krusial bagi ketahanan keluarga.
- Sandiaga Uno menegaskan perempuan yang mandiri secara ekonomi dapat menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keluarga dan lingkungan sekitar.
- Pelatihan tata boga berbasis pangan lokal membuka peluang usaha rumahan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kemandirian ekonomi ibu rumah tangga merupakan kekuatan utama dalam menjaga ketahanan keluarga.
Menurutnya, perempuan yang memiliki keterampilan dampaknya dirasakan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.
"Ibu-ibu yang berdaya dan mandiri secara ekonomi akan menjadi kekuatan bagi keluarga," ujar Sandiaga.
Hal tersebut dikatakan Sandiaga dalam Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame yang digelar YIS bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) di GOR Dramaga, Kota Bogor.
Pelatihan tersebut diikuti 50 ibu rumah tangga dari wilayah sekitar dan bertujuan membuka peluang kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui usaha rumahan berbasis pangan lokal.
Sandiaga menjelaskan, sejak berdiri pada 2011, Yayasan Indonesia Setara konsisten mendorong pemberdayaan anak muda, penyandang disabilitas, dan perempuan.
Ia menilai pemberdayaan perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat.
"Ke depan, peserta akan mendapatkan pendampingan lanjutan, termasuk seleksi peserta terbaik yang berkesempatan memperoleh bantuan modal usaha untuk mengembangkan bisnisnya," katanya.
Ketua Umum Gebrakan Anak Negeri, Evie Sofia, mengatakan Workshop Komoditas Unggulan Edamame merupakan pelatihan batch kedua yang digelar pihaknya di Dramaga, Bogor Barat.
Selama ini, GAN telah melakukan pendampingan UMKM di hampir 22 provinsi di Indonesia.
“Kami ingin mendukung ibu-ibu agar terus meningkatkan soft skill dan hard skill, sehingga mampu membangun usaha mandiri yang berkelanjutan," kata Evie.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan membuat Bolen Edamame dan Cake Kukus Edamame, dua produk dengan bahan murah dan mudah ditemukan.
Baca juga: Cerita Dian Sastrowardoyo Jatuh dari Kuda hingga Kekhawatirannya sebagai Ibu Rumah Tangga
Selain itu, peserta juga dibekali pemanfaatan teknologi digital, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI) sederhana untuk membuat konten promosi.
Baca tanpa iklan