Ringkasan Berita:
- Seorang sopir truk boks, Jany Trio Mayaut (42), nyaris tewas setelah tertembak saat melintas di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan
- Korban tetap melaju menuju Dekai meski terluka di lengan kanan dan kini menjalani perawatan medis di RSUD Dekai
- Aparat menduga pelaku berasal dari jaringan KKB Kodap XVI Yahukimo dan masih melakukan penyelidikan.
TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Jany Trio Mayaut (42), warga Jalan Jenderal Sudirman KM 1, Dekai yang berprofesi sebagai sopir truk nyaris tewas tertembak saat sedang mencari nafkah Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Adapun insiden itu terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekira pukul 15.20 WIT. Saat kejadian, ia tengah mengemudikan truk boks dari arah Logpon menuju Kota Dekai.
“Kami sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa korban. Aparat bergerak cepat untuk memastikan korban mendapatkan pertolongan medis dan situasi di lokasi tetap terkendali," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).
Dari keterangan korban dan saksi, saat itu sekira pukul 15.00 WIT, mereka mendengar ada letupan senjata sebanyak lima kali dari arah kanan jalan.
Salah satu peluru mengenai lengan kanan atas korban. Dalam kondisi terluka, korban tetap menginjak pedal gas dan melaju menuju Dekai demi menyelamatkan diri.
Baca juga: Ancaman dari KKB Papua hingga Kritik Keras untuk Gibran soal Kunjungannya ke Papua
Setelah itu, korban pun saat ini sudah dalam perawatan medis di RSUD Dekai akibat luka yang ia derita.
Selain itu, truk boks yang dikemudikannya juga mengalami kerusakan. Ada bekas lubang tembakan terlihat pada badan kendaraan.
Dari penyelidikan awal, pelaku penembakan diduga merupakan jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Namun, dugaan itu masih terus didalami melalui proses penyelidikan.
"Saat ini, fokus kami adalah memburu pelaku serta menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan keamanan akan terus dilakukan bersama dengan perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah rawan.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada.
“Kami meminta warga tidak panik. Bila melihat atau mengetahui aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam mempercepat pengungkapan kasus seperti ini,” jelasnya.
Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar khawatir, namun kehadiran cepat aparat di lapangan membantu menenangkan situasi.
Aktivitas masyarakat di Distrik Dekai berangsur kembali normal dengan pengamanan yang ditingkatkan di sejumlah titik.
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah penegakan hukum secara tegas dan terukur, sekaligus memastikan perlindungan bagi masyarakat sipil agar kehidupan sosial dan ekonomi di Yahukimo tetap berjalan.
Baca tanpa iklan